Selasa, 16 September 2014

Hari ini

kebahagiaan itu hanya kurasakan sementara , saat kamu belum berubah , saat kamu belum pindah dan saat kamu belum sibuk . sekarang jalan kita udah masing2 , udah ga ada komunikasi . kamu disana dan aku disini . kamu sibuk dan aku sibuk . kamu banyak kegiatan dan aku juga banyak kegiatan . kamu ga sempet ngasih kabar dan aku juga ga ngasih kabar . kamu dengan duniamu dan aku juga dengan duniaku . kamu sendiri dan aku juga sendiri . seakan-akan ini percuma kalo buat dipertahanin bagi kamu , tapi kalo bagi aku ya ini adalah masa susah kita , jadi nanti kita bahagia juga dengan jerih payah kita . tapi malah kamu membiarkan ini semua berakhir , berakhir dengan alasan yang tak jelas . aku selalu sabar buat ngadepin kamu , tapi aku tak pernah dianggap ada . aku akan diam . diam dengan penuh pengharapan .

Senin, 15 September 2014

perubahan

banyak hal yang bikin gue gak kenal sama lo . pertama dari ucapan . kata-kata yang keluar dari bibir manismu sudah tidak seperti dulu yang bagi gue apa adanya . sekarang penuh kepalsuan dan penuh pengharapan bagi gue buat milikin lo seutuhnya . sekarang seakan-akan ucapan lo selalu benar dan gue harus ngikutin apa yang lo bilang . gue gak ada kesempatan buat ngasih pendapat atau masukan buat ngebenerin nya .
kedua dari tingkah laku . sikap yang gue lihat sekarang gak kaya dulu lagi . dulu sikap lo bener2 kalem , makanya gue suka sama lo . tapi sekarang lo udah kaya cowok2 yang tanda kutip dengan gaya pacaran yang gak wajar . gue bener2 kaget dengan perubahan lo yang bener2 signifikan 180 derajat .
ketiga dari pemikiran . cara berfikir lo dengan gue emang gak sama , tapi apa salahnya kalo gue ngasih pendapat tentang obrolan kita ? kita ngobrol tuh berdua . jadi harus ada persetujuan dan sama2 enak dari kedua belah pihak . tapi apa ? dengan enaknya pendapat lo aja yang harus dijalanin . pendapat gue cuma diabaikan doang . serba salah ? iya gue jadi serba salah ngadepin lo .

tapi itu semua udah cerita masa lalu . dimana masa itu kita masih bersama . mungkin gue udah terlalu sabar ngadepin lo dan lo belom cukup ngerti arti sabar gue . sekarang kita udah masing-masing . lo dengan kesibukan lo dan gue dengan kesibukan gue . makasih udah jadi bagian hidup gue waktu itu . semoga nanti kalo kita jodoh , pasti kita akan ketemu lagi .


salam manis,



Vidia Hastuti

Kamis, 04 September 2014

cintaku kembali padaku

bel pulang sekolah telah berbunyi . aku dan teman-teman bersiap untuk pulang kerumah masing-masing . "aku pulang duluan ya, aku udah di tunggu sama andika di parkiran" ucapku . "ciee.. iya deh yang punya pacar mah di jemput" ledek temanku . aku langsung pergi ke parkiran . ku temui andika sudah menunggu disana . andika masih sekolah juga tetapi umurnya selisih 1 tahun denganku . aku pulang dengan nya . diantar nya aku sampai di depan gerbang rumahku . "aku pulang ya ?" ucap andika . "iya yang . hati-hati di jalan ya" jawabku . aku langsung memasuki rumah .
kenaikan kelas sudah tak lama lagi . tetapi aku tidak tau, andika ingin melanjutkan ke kuliah atau langsung bekerja . tiba-tiba handphone ku berbunyi , lalu langsung aku angkat . "sayang , hubungan kita sampai sini saja ya . nanti kalau aku sudah lulus SMA, aku mau ngelanjutin kuliah di Malaysia . aku disuruh ibu ku kuliah disana , jadi nanti aku tinggal bersama om ku . aku minta maaf banget ya . ini semata-mata untuk aku kuliah yank bukan karena ada orang ketiga . kamu percaya kan sama aku ?" aku diam sejenak . aku belum mampu menjawab perkataan andika . andika terus memanggilku, tetapi masih belum aku jawab . aku masih belum sanggup menerimanya . lalu handphone ku langsung aku matikan . aku menangis karena kenapa secepat ini hubungan aku dengannya berakhir . baru saja beberapa bulan aku menikmati keindahan cinta yang dia berikan padaku . beberapa menit kemudian andika menelfon ku kembali , tetapi tidak aku angkat . aku ingin menenangkan diri ku sendiri dengan pergi ke tempat yang sepi . ku dengar langkah kaki yang sedikit demi sedikit semakin dekat denganku . tiba-tiba seseorang duduk tepat di depanku dan memelukku dengan erat . aku tau itu pasti andika . "sayang, maafin aku . sebenernya aku gak mau bikin kamu sedih gini , tapi ya aku mau gimana lagi ? aku gak bisa nolak keinginan ibu ku ." ucap andika . aku langsung menangis tersedu-sedu mendengar penjelasan andika . andika terus meyakinkan aku agar aku bisa menerima keputusan nya . aku masih belum bisa berkata apa-apa . aku masih belum sanggup . "sayang, aku janji nanti setelah aku lulus kuliah , aku pasti akan kembali lagi padamu . aku janji sayang . pegang janji aku ya .." akupun melepaskan pelukan itu dan berkata, "aku percaya sama kamu karena aku sayang denganmu . jadi aku akan mencoba mengikhlaskan kepergianmu kesana . walaupun hati aku sakit , walaupun hati aku kecewa ,tapi aku akan tetap menunggu mu kembali , kembali di pelukanku ." setelah lama berbincang dan menjelaskan semua , kami pun pulang bersama .
kenaikan kelas pun tiba . aku naik ke kelas 3 SMA dan andika lulus dengan nilai yang memuaskan . beberapa hari kemudian , aku mengantarnya ke bandara walaupun hubungan aku dengan nya sudah tidak berstatus pacaran lagi . disana ada orangtua nya andika dan keluarganya . setelah pesawatnya lepas landas , aku menangis di pelukan ibu nya . aku masih belum 100% bisa menerima kepergian nya . tetapi ibunya meyakinkan aku kalau andika pasti akan kembali lagi padaku . dan aku harus bisa menyelesaikan sekolah ku dengan baik . bayang-bayang andika masih selalu terngiang di benakku , di pikiran ku dan di hatiku . banyak suka duka yang sudah kita lewati bersama .
seminggu , sebulan , setahun , aku masih belum bisa melupakan andika . andika pun sama sekali tidak menghubungi aku . setelah dua tahun kepergian nya , aku memulai membuka hati untuk cowok lain , tetapi masih tidak bisa . aku sudah sangat menyayangi andika . banyak lelaki yang mencoba mendekati aku , merayu aku , dan menyatakan cintanya padaku , tetapi ya aku hanya menganggapnya sebagai teman saja tidak lebih . hari-hari ku jalani dengan tak tentu arah . tetapi aku mencoba bangkit . sekarang aku sudah bekerja sambil kuliah di jakarta . aku tidak mau jauh-jauh dari orang tua . makanya aku tidak memilih kuliah di luar jakarta . sering kali aku pergi main kerumah andika untuk menanyakan kabarnya kepada ibunya . tetapi apa yang aku dapat, ternyata andika sudah bertunangan dengan wanita malaysia . aku sangat terkejut . rasanya aku ingin memarahi ibunya andika , mengapa mengiyakan pertunangan itu ? berarti selama ini aku tidak di anggap sama ibunya . langsunglah aku pulang kerumah dengan hati yang sangat hancur sehancur-hancurnya .
beberapa bulan telah kulalui dengan hati yang sangat terpukul . akhirnya aku mencoba mengikhlaskan andika dengan wanita lain . mungkin memang dia bukan jodohku , mungkin aku memang bukan yang terbaik untuknya . mulailah aku berfikir kalau jodoh tuh memang tidak akan kemana . jika memang aku berjodoh dengan andika, maka andika pasti akan kembali lagi padaku . tetapi jika aku memang tidak berjodoh dengannya , maka biarkanlah aku dan dia bahagia dengan pasangan masing-masing . tiga tahun sudah ku lewati hari-hari tanpa andika . belum juga aku bisa menerima lelaki manapun untuk menggantikan nya . mengapa aku bisa terpuruk sampai begitu sakit begini ya ? memang apa salahku ? mengapa aku tidak bisa mendapatkan cinta yang bisa membuatku bahagia ? gumamku . mungkin itu sudah menjadi rahasia yang diatas . semoga saja nanti keajaiban akan datang kepadaku tanpa ku duga .
5 tahun sudah berlalu . tiba-tiba ada nomor yang belum aku kenal menghubungi ku . lalu angkat dan aku segera bertanya padanya . tak ku kira ternyata dia adalah andika . aku bingung aku harus senang atau sedih . harusnya sih aku senang karena aku sudah dapat berkomunikasi kembali dengannya , tetapi di sisi lain kan dia sudah mempunyai tunangan . jadi aku mencoba untuk tidak mengharapkannya lagi . di perbincangan kami aku sempat menanyakan dia tentang tunangan nya itu , tetapi ternyata tunangan nya itu sudah meninggal 6 bulan yang lalu karena sakit jantung . akhirnya andika memutuskan untuk pergi ke jakarta esok hari . waahh betapa senangnya diriku . sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan nya . mungkin ini jawaban dari doa-doa ku yang kemarin .
keesokan hari nya aku berjanjian dengan andika untuk bertemu di sebuah restoran yang ternama dan yang sangat bagus . ketika aku sampai disana, aku belum melihat batang hidungnya andika . aku bertanya kepada receptionist . ternyata andika sudah memesan meja makan untuk kami . duduklah aku di tempat yang sudah di pesan nya . tak lama kemudian aku melihat sosok lelaki yang mendekati aku . setelah aku lihat , ternyata itu andika . langsunglah aku peluk dia . tetapi dia tidak sendirian kesini , melainkan dengan keluarga nya dan dengan orangtuaku . betapa terkejutnya aku . langsunglah aku bertanya padanya , "andika , kenapa kamu mengajak keluarga kita ? maksudnya apa ?" andika menjawab , " aku ingin melamarmu disini . aku sudah memesan tempat ini sejak semalam . aku juga yang sudah menghubungi orangtua mu untuk meminta restu nya . lalu , maukah kamu menikah denganku ?" betapa bahagia nya aku mendengar ucapan nya dia . langsung saja aku menganggukkan kepala ku dan menjulurkan tanganku untuk dipakaikan cincin olehnya . hari ini aku sangat bahagia sekali . kami pun merencanakan pernikahan 3 bulan lagi . aku sempat menanyakan tunangan nya yang dulu kepadanya , ternyata wanita itu di jodohkan oleh om nya . andika sama sekali tidak mencintai wanita itu . semakin bahagia aku , karena memang hatinya andika hanya untukku . aku sangat bersyukur karena aku bisa berjodoh dengan nya . akhirnya aku sudah tidak merasakan sakit hati lagi seperti dulu .

Matahariku

  pagi ini aku bangun lebih pagi dari hari-hari sebelum nya . aku segera merapikan tempat tidur dan bergegas ke kamar mandi . setelah selesai , aku segera pergi untuk berjogging ria karena hari ini hari minggu . belum jauh dari rumah , ada seseorang yang menyapa ku dari belakang "viona...." katanya memanggilku . akupun menengok ke belakang , tetapi karena mataku minus jadi tidak terlalu jelas penglihatanku . akhirnya aku melanjutkan jogging lagi menuju taman . sesampai di taman, ternyata masih sepi orang . "apa mungkin aku terlalu pagi sampai disini?" gumamku dalam hati . yasudah aku duduk saja dulu d pinggir taman sambil meminum air yang sudah aku bawa dari rumah .
  tak lama kemudian , suara itu terdengar lagi . sama persis seperti tadi yang aku dengar di dekat rumah . suara itu semakin dekat dan semakin mendekat . dan dia menepuk pundakku ,"kok tadi kamu ninggalin aku?" katanya sambil duduk di sampingku . aku menoleh," ya ammpuunn.. aku kira siapa ? maklumlah mataku kan minus, jadinya tidak terlalu keliatan hehe". dia itu adalah mantanku , mantan yang masih selalu ada untukku . dulu kami putus bukan karena ada orang ketiga, tetapi karena kita ingin fokus sekolah dulu . sekarang kami sudah sama-sama kerja , sudah sama-sama dewasa . pernah terfikir dalam benakku untuk kembali padanya , namun aku terlalu gengsi untuk mengungkapkan perasaan aku ke dia . "kok kamu bengong aja vi?" sambil menatap mataku ." engg...hemm...ee...enggak ko . gapapa . kamu mau jogging juga? apa ini nggak kepagian untuk kamu?" sahutku . " enggak ko . tadinya aku mau mampir dulu kerumah kamu, eh tapi masih pagi banget takutnya kamu belum bangun hehe" . setelah lama kami berbincang , akhirnya kami jogging bersama mengelilingi taman . tak terasa sudah pukul 8 pagi . aku harus mengisi perutku dengan makanan . aku pun mengajak reno untuk makan bareng denganku .
  setelah sarapan, tiba-tiba kaki aku kaku dan keluar darah dari hidungku .aku selalu sudah siap membawa tisu . "kamu kenapa vi? ada yang kamu rasa?" tanya reno padaku . "aku tidak apa-apa kok . aku pulang duluan ya ?" reno langsung menahan tanganku . "ayuk aku antar aja . aku gendong yaa.." "iya deh . kaki aku kaku sih " akhirnya aku menganggukkan kepalaku . akupun di gendongnya sampai di rumah . sesampai nya dirumah, aku segera masuk ke kamar . tak ku perbolehkan reno untuk pulang . aku meminta dia menemaniku hari ini . dia pun menyanggupi permintaanku . aku tertidur hingga 2 jam , setelah mataku terbuka aku masih melihat seorang lelaki yang masih menemaniku .
  "kita ketaman lagi yuk . aku bete disini " ajakku . "mau ngapain? kamu kan masih sakit?" katanya sambil membujukku untuk tetap dikasur. "ih ayoo dong ren pliiss temenin aku kemanapun aku mauu . hari ini ajaa" pintaku . "yaudah deh iya" akhirnya reno pun mau . sesampainya di taman , reno mengungkapkan isi hatinya kepadaku . muka ku langsung memerah dan salah tingkah dengan sekejap . tanpa pikir panjang aku mengiyakan kata-katanya untuk balikan padaku . karena perasaan aku padanya masih sama seperti dulu . hari ini pun kita lalui bersama . "ren, matahari nya bagus ya? seperti cerita kita di hari ini . andai saja hari ini hari terakhirku, maka aku akan bahagia sekali disana karena aku bisa menikmati hari ini dengan sangat senang." kataku . "kamu bicara apa sih vi? kamu gak boleh bilang gitu . aku sayang sama kamu , jadi aku ingin kita selalu bersama bukan untuk hari ini saja tetapi untuk selamanya" sahut reno sambil memelukku . aku bahagia sekali , mengapa aku tidak mengungkapkan nya saja duluan ya waktu itu ? gumamku .
  tak terasa langit pun sudah gelap, kami segera pulang kerumah . akan tetapi saat di perjalanan pulang , motor reno di tabrak oleh sebuah mobil bermerk sedan . aku terpental sejauh 5 meter , reno terjepit diantara mobil dan motornya . aku pingsan dan keadaan reno sangat tidak memungkinkan . setelah aku terbangun , aku sudah berada di rumah sakit . aku segera menanyakan keadaan reno kepada ibuku . tetapi ibuku tidak tega untuk memberitahuku tentang keadaan reno yang sebenarnya . aku bujuk ibuku untuk jujur dan akhirnya ibuku pun mau jujur kepadaku . "sabar ya vi, mungkin ini sudah kehendak yang diatas . kamu jangan menyalahkan siapa-siapa . reno sudah meninggalkan kita dan pasti dia bahagia disana . kamu juga harus bahagia disini ya vi" kata ibu . "jadi reno ?? reno,,,, meninggal bu ???" aku nangis sejadi-jadi nya . tali infusan pun langsung aku copot dan aku segera mencari reno . aku temui reno sudah terbujur kaku di kamar mayat . "ren, kenapa kamu ninggalin aku ? kata kamu kita akan bersama selamanya ? aku sayang sama kamu reno. bangun dooongg.... aku gak mau di tinggalin kamu . aku mau kita suka duka bersama" kataku sambil memeluk reno dan menangis . ibu ku pun menghampiri ku dan mencoba membujukku untuk bisa mengikhlaskan kepergian reno . tak lama kemudian keluarga reno datang untuk membawa reno pulang . aku pun ikut karena aku tidak mau di rawat .
  hari ini hari pemakaman reno . aku tak henti-henti nya menangisi reno . ibu nya reno memelukku dengan erat agar aku bisa berhenti menangis . "sabar vi, ikhlasin ya biar reno tenang dan bahagia disana. ibu gak mau kamu nangis terus" katanya . aku pun mencoba untuk berhenti menangis dan mencoba mengikhlaskan kepergian reno . sehabis dari makam , aku langsung pergi ke taman dan memandangi langit, "ren, kamu sudah bahagia kan disana ? kamu inget gak kata-kata aku kemarin ? matahari itu bagus banget . dan sekarang kamu sudah menjadi matahari ku di siang hari . aku pasti akan mengingatmu sampai kapanpun ." 

Sakit

gue sering ngerasa aneh ama badan gue sendiri . kadang2 gue gerasa kuat banget, tapi kadang2 juga gue ngerasa lemah banget sampe2 bangun aja gabisa . tapi gue coba ngambil hikmahnya dari semua yang gue alamin . mungkin dengan cara itu gue bisa sering bersyukur dalam keadaan apapun . karena kita ga akan ngerasa sehat sebelum kita merasakan sakit , ga akan ngerasa kuat sebelum kita merasakan lemah , dan ga akan ngerasa bisa sebelum merasakan ga bisa .

Selasa, 02 September 2014

Cintamu Palsu by Sejedewe

Ku hampir tak percaya
cinta membuat ku bahagia
saat kau dustai aku,
begitu muak diriku

ku coba tuk lupakan semua
rasa cinta yang pernah ada
ketika ku lupakan dia
kembali ku mengingatnya

dengan mudahnya kau lupakan janji-janjimu, kau dustai aku
kau lupakan semua ituuu, daaannn....

cintamu palsu, tak seperti cintaku
tulus padamu dari hatiku
cintamu palsu, tak seperti rasaku
setia padamu dengan hatiku



cobaan

di dalam kehidupan pasti akan ada yang namanya cobaan .
selama kita belum merasakan cobaan , kita tidak akan bisa merasakan bahagia .
karena bahagia muncul dari cobaan yang telah kita lewati, dalam kata lain kita berhasil menjalani cobaan itu dengan penuh sabar .

kesabaran di ukur bukan hanya dari seberapa lama kita menunggu, tetapi seberapa kuat kita bisa menjalani nya .
banyak orang yang mengatakan kalau sabar itu ada batasnya, tetapi dalam hal lain tidak .
karena orang yang sabar pasti akan selalu menerima baik buruk nya . jika ada yang mengatakan sabar itu ada batasnya, berarti orang itu sudah tidak mau menjalaninya atau sudah bosan .

semoga kita semua bisa sabar dalam menjalani segala cobaan yang ada di kehidupan ini . agar kita semua termasuk orang yang dapat bersyukur dalam keadaan apapun .