bel pulang sekolah telah berbunyi . aku dan teman-teman bersiap untuk pulang kerumah masing-masing . "aku pulang duluan ya, aku udah di tunggu sama andika di parkiran" ucapku . "ciee.. iya deh yang punya pacar mah di jemput" ledek temanku . aku langsung pergi ke parkiran . ku temui andika sudah menunggu disana . andika masih sekolah juga tetapi umurnya selisih 1 tahun denganku . aku pulang dengan nya . diantar nya aku sampai di depan gerbang rumahku . "aku pulang ya ?" ucap andika . "iya yang . hati-hati di jalan ya" jawabku . aku langsung memasuki rumah .
kenaikan kelas sudah tak lama lagi . tetapi aku tidak tau, andika ingin melanjutkan ke kuliah atau langsung bekerja . tiba-tiba handphone ku berbunyi , lalu langsung aku angkat . "sayang , hubungan kita sampai sini saja ya . nanti kalau aku sudah lulus SMA, aku mau ngelanjutin kuliah di Malaysia . aku disuruh ibu ku kuliah disana , jadi nanti aku tinggal bersama om ku . aku minta maaf banget ya . ini semata-mata untuk aku kuliah yank bukan karena ada orang ketiga . kamu percaya kan sama aku ?" aku diam sejenak . aku belum mampu menjawab perkataan andika . andika terus memanggilku, tetapi masih belum aku jawab . aku masih belum sanggup menerimanya . lalu handphone ku langsung aku matikan . aku menangis karena kenapa secepat ini hubungan aku dengannya berakhir . baru saja beberapa bulan aku menikmati keindahan cinta yang dia berikan padaku . beberapa menit kemudian andika menelfon ku kembali , tetapi tidak aku angkat . aku ingin menenangkan diri ku sendiri dengan pergi ke tempat yang sepi . ku dengar langkah kaki yang sedikit demi sedikit semakin dekat denganku . tiba-tiba seseorang duduk tepat di depanku dan memelukku dengan erat . aku tau itu pasti andika . "sayang, maafin aku . sebenernya aku gak mau bikin kamu sedih gini , tapi ya aku mau gimana lagi ? aku gak bisa nolak keinginan ibu ku ." ucap andika . aku langsung menangis tersedu-sedu mendengar penjelasan andika . andika terus meyakinkan aku agar aku bisa menerima keputusan nya . aku masih belum bisa berkata apa-apa . aku masih belum sanggup . "sayang, aku janji nanti setelah aku lulus kuliah , aku pasti akan kembali lagi padamu . aku janji sayang . pegang janji aku ya .." akupun melepaskan pelukan itu dan berkata, "aku percaya sama kamu karena aku sayang denganmu . jadi aku akan mencoba mengikhlaskan kepergianmu kesana . walaupun hati aku sakit , walaupun hati aku kecewa ,tapi aku akan tetap menunggu mu kembali , kembali di pelukanku ." setelah lama berbincang dan menjelaskan semua , kami pun pulang bersama .
kenaikan kelas pun tiba . aku naik ke kelas 3 SMA dan andika lulus dengan nilai yang memuaskan . beberapa hari kemudian , aku mengantarnya ke bandara walaupun hubungan aku dengan nya sudah tidak berstatus pacaran lagi . disana ada orangtua nya andika dan keluarganya . setelah pesawatnya lepas landas , aku menangis di pelukan ibu nya . aku masih belum 100% bisa menerima kepergian nya . tetapi ibunya meyakinkan aku kalau andika pasti akan kembali lagi padaku . dan aku harus bisa menyelesaikan sekolah ku dengan baik . bayang-bayang andika masih selalu terngiang di benakku , di pikiran ku dan di hatiku . banyak suka duka yang sudah kita lewati bersama .
seminggu , sebulan , setahun , aku masih belum bisa melupakan andika . andika pun sama sekali tidak menghubungi aku . setelah dua tahun kepergian nya , aku memulai membuka hati untuk cowok lain , tetapi masih tidak bisa . aku sudah sangat menyayangi andika . banyak lelaki yang mencoba mendekati aku , merayu aku , dan menyatakan cintanya padaku , tetapi ya aku hanya menganggapnya sebagai teman saja tidak lebih . hari-hari ku jalani dengan tak tentu arah . tetapi aku mencoba bangkit . sekarang aku sudah bekerja sambil kuliah di jakarta . aku tidak mau jauh-jauh dari orang tua . makanya aku tidak memilih kuliah di luar jakarta . sering kali aku pergi main kerumah andika untuk menanyakan kabarnya kepada ibunya . tetapi apa yang aku dapat, ternyata andika sudah bertunangan dengan wanita malaysia . aku sangat terkejut . rasanya aku ingin memarahi ibunya andika , mengapa mengiyakan pertunangan itu ? berarti selama ini aku tidak di anggap sama ibunya . langsunglah aku pulang kerumah dengan hati yang sangat hancur sehancur-hancurnya .
beberapa bulan telah kulalui dengan hati yang sangat terpukul . akhirnya aku mencoba mengikhlaskan andika dengan wanita lain . mungkin memang dia bukan jodohku , mungkin aku memang bukan yang terbaik untuknya . mulailah aku berfikir kalau jodoh tuh memang tidak akan kemana . jika memang aku berjodoh dengan andika, maka andika pasti akan kembali lagi padaku . tetapi jika aku memang tidak berjodoh dengannya , maka biarkanlah aku dan dia bahagia dengan pasangan masing-masing . tiga tahun sudah ku lewati hari-hari tanpa andika . belum juga aku bisa menerima lelaki manapun untuk menggantikan nya . mengapa aku bisa terpuruk sampai begitu sakit begini ya ? memang apa salahku ? mengapa aku tidak bisa mendapatkan cinta yang bisa membuatku bahagia ? gumamku . mungkin itu sudah menjadi rahasia yang diatas . semoga saja nanti keajaiban akan datang kepadaku tanpa ku duga .
5 tahun sudah berlalu . tiba-tiba ada nomor yang belum aku kenal menghubungi ku . lalu angkat dan aku segera bertanya padanya . tak ku kira ternyata dia adalah andika . aku bingung aku harus senang atau sedih . harusnya sih aku senang karena aku sudah dapat berkomunikasi kembali dengannya , tetapi di sisi lain kan dia sudah mempunyai tunangan . jadi aku mencoba untuk tidak mengharapkannya lagi . di perbincangan kami aku sempat menanyakan dia tentang tunangan nya itu , tetapi ternyata tunangan nya itu sudah meninggal 6 bulan yang lalu karena sakit jantung . akhirnya andika memutuskan untuk pergi ke jakarta esok hari . waahh betapa senangnya diriku . sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan nya . mungkin ini jawaban dari doa-doa ku yang kemarin .
keesokan hari nya aku berjanjian dengan andika untuk bertemu di sebuah restoran yang ternama dan yang sangat bagus . ketika aku sampai disana, aku belum melihat batang hidungnya andika . aku bertanya kepada receptionist . ternyata andika sudah memesan meja makan untuk kami . duduklah aku di tempat yang sudah di pesan nya . tak lama kemudian aku melihat sosok lelaki yang mendekati aku . setelah aku lihat , ternyata itu andika . langsunglah aku peluk dia . tetapi dia tidak sendirian kesini , melainkan dengan keluarga nya dan dengan orangtuaku . betapa terkejutnya aku . langsunglah aku bertanya padanya , "andika , kenapa kamu mengajak keluarga kita ? maksudnya apa ?" andika menjawab , " aku ingin melamarmu disini . aku sudah memesan tempat ini sejak semalam . aku juga yang sudah menghubungi orangtua mu untuk meminta restu nya . lalu , maukah kamu menikah denganku ?" betapa bahagia nya aku mendengar ucapan nya dia . langsung saja aku menganggukkan kepala ku dan menjulurkan tanganku untuk dipakaikan cincin olehnya . hari ini aku sangat bahagia sekali . kami pun merencanakan pernikahan 3 bulan lagi . aku sempat menanyakan tunangan nya yang dulu kepadanya , ternyata wanita itu di jodohkan oleh om nya . andika sama sekali tidak mencintai wanita itu . semakin bahagia aku , karena memang hatinya andika hanya untukku . aku sangat bersyukur karena aku bisa berjodoh dengan nya . akhirnya aku sudah tidak merasakan sakit hati lagi seperti dulu .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar